Berperan Sebagai Co-Host ICEB 2025, Delegasi FEB Unud Diseminasikan Riset dan Perluas Jejaring di Universitas Airlangga Agenda

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan jejaring akademik. Pada tanggal 3 hingga 4 Juni 2025, FEB Unud mengambil peran strategis sebagai Co-Host dalam penyelenggaraan 9th International Conference for Economics & Business (ICEB) 2025 yang diselenggarakan bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya.

Sinergi Akademik Mengusung Isu Etika dan Teknologi

Mengusung tema "The Ethics-Economy Nexus: Harnessing Technology for Sustainable Social Impact", konferensi bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB Unair, Prof. Dr. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan Keynote Speech yang disampaikan oleh Rektor Unair, Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak., CA, serta perwakilan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).


Sebagai bentuk partisipasi aktif dan perwujudan kegiatan di luar kampus, FEB Unud mengirimkan delegasi akademisinya untuk mempresentasikan hasil penelitian pada sesi paralel (parallel session). Delegasi tersebut terdiri dari para dosen profesional, yakni Dr. Luh Gede Meydianawathi, S.E., M.Si., Ida Ayu Meisthya Pratiwi, S.E., M.Si., I Nyoman Wahyu Widiana, S.E., M.Si., dan I Made Putra Yasa, S.E., M.Si.

Katalisator Publikasi, Kapasitas Dosen, dan Kolaborasi Lintas Institusi

Keikutsertaan delegasi FEB Unud dalam ajang ICEB 2025 ini merupakan wadah strategis untuk mendiseminasikan hasil riset para dosen dan mahasiswa, khususnya di bidang ilmu ekonomi regional. Melalui konferensi ini, para delegasi mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan artikel penelitian agar layak diterbitkan di jurnal ilmiah nasional maupun internasional terindeks, yang pada gilirannya akan meningkatkan sitasi akademik institusi.

Lebih dari sekadar presentasi, ICEB 2025 membuka ruang diskusi kritis yang memungkinkan terjadinya pertukaran ide, kritik konstruktif, serta penyempurnaan metodologi riset. Interaksi dinamis bersama akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi ini membuka peluang besar bagi delegasi FEB Unud untuk membangun kolaborasi riset lanjutan, program pengabdian kepada masyarakat, hingga pertukaran keilmuan lintas perguruan tinggi.

Partisipasi dalam forum internasional ini diharapkan tidak hanya memperkuat portofolio akademik dan kapasitas profesional individu peneliti dalam mempertahankan argumen ilmiahnya, tetapi juga menjadi bukti nyata kontribusi FEB Unud dalam mewujudkan ekosistem pembelajaran kolaboratif yang berdampak positif bagi masyarakat luas.